About

Photobucket





25 Februari, 2011

Sejarah Permainan Rubik

     
      Kubus rubik (rubik cube) adalah sebuah kubus mekanis yang tersusun dari 26 kubus yang lebih kecil. Panjang setiap sisi 2,25 Inci (5.7 cm) Kecuali yang di bagian tengah, setiap kubus dapat dipindah posisinya. Dari posisi acak, seorang pemain rubik akan berusaha menatanya kembali hingga setiap sisi memiliki warna yang sama. Ada beberapa varian rubik, yaitu :

- 2x2x2 – disebut Rubik's Mini Cube atau Pocket Cube
- 3x3x3 – disebut Rubik's Cube
- 4x4x4 – disebut Rubik's Revenge atau Master Cube
- 5x5x5 – disebut Professor's Cube
      Seorang warga Yunani, Panagiotis Verdes, telah mematenkan rubik dengan dimensi 5x5x5 hingga 11x11x11, berikut metode penyelesaiannya. Tahukah Anda berapa kemungkinan posisi yang mungkin terjadi saat sebuah rubik diacak ? Lihat angka-angka di bawah ini :


Rubik's cube :
43. 252. 003. 274. 489. 856. 000
Rubik's revenge :
7.401.196.841.564.901.869.874.093.974.498.574.336.000.000. 000
Professor's cube :
282.870.942.277.741.856.536.180.333.107.150.328.293.127.731.985.672.134.
721.536.000.000.000.000.000.

Sejarah


Permainan ini diciptakan pertama kali pada tahun 1974 oleh Erno Rubik, warga Hungaria yang berprofesi sebagai pemahat dan arsitek. Butuh beberapa tahun agar rubik dapat diproduksi massal dan siap dipasarkan secara komersial. Rubik pertama dijual di toko pada tahun 1977. Namun penjualan biasa-biasa saja hingga seorang warga Hungaria yang bekerja di Wina menemukan mainan ini saat pulang kampung. Bersama warga Hungaria lain yang tinggal di London, Tom Kremer, ia berusaha menjalin kerjasama dengan distributor mainan , yang langsung memesan 1 juta biji, untuk memasarkan rubik ke luar negeri. Tahun 1980 penjualan mencapai puncaknya dan membuat si penemu, Erno Rubik, menjadi orang terkaya di Hungaria. Di Jerman, pada tahun yang sama rubik mendapat penghargaan sebagai "Games of The Year". Dalam periode 1980-1982 di seluruh dunia rubik terjual hingga 100 juta buah. Bagaimana dengan di Indonesia ? Sepanjang pengetahuan penulis rubik orisinal belum dijual di Indonesia. Jika Anda menemukannya di sebuah toko, atau dimanapun, kemungkinan besar itu tiruan (dari Cina ?).

Metode
 

Ada beberapa metode penyelesaian rubik yang biasa dipakai. Metode Layer per layer dikenalkan oleh David Singmaster sejak tahun 1980. Metode layer per layer merupakan metode yang mudah sehingga cocok bagi pemula. Rubik diselesaikan lapis per lapis. Metode Fridich disusun oleh Jessica Fridrich. Metode ini paling umum digunakan dalam kompetisi speedcubing. Layer pertama dan kedua diselesaikan secara simultan. Metode Petrus diciptakan oleh Lars Petrus. Metode ini favorit digunakan dalam kompetisi untuk kategori gerakan paling sedikit (penyelesaian tercepat tidak serta merta berarti paling sedikit gerakan). Metode ini dimulai dengan penyelesain posisi sudut 2x2x2.

Kompetisi speedcubing
 

Secara reguler World Cube Association (WCA) menyelenggarakan Kejuaraan Dunia Rubik Cube (World Rubik's Cube Championship). Untuk tahun 2007 kejuaraan dunia akan diadakan pada tanggal 5,6,7 Oktober di Budapest, Hungaria. Selain berdasarakan dimensi rubik yang dimainkan, kategori pertandingan juga meliputi cara penyelesaiannya; biasa, dengan satu tangan (one handed), dengan mata tertutup (blind folded) bahkan dengan kaki (with feet). Penilaian berdasarkan waktu penyelesaian. Peserta diberi kesempatan main 5 kali. Total waktu keseluruhan dibagi 5 didapatkan waktu rata rata (average time). Waktu tercepat diantara lima kesempatan sebagai waktu terbaik (best time). Rubik's Cube Indonesian Open 2008 direncanakan dilaksanakan pada bulan Juli 2008. Konon, dalam rangka itu rubik orisinal akan dijual di seluruh jaringan toko Toys R Us Indonesia. Namun hingga entri ini saya posting tidak ada kabar beritanya.

Rekor
 

Rekor dunia resmi WCA saat ini untuk kategori waktu terbaik dipegang oleh Thibaut Jacquinot dari Perancis dengan catatan waktu 9.86 detik yang dipecahkan pada Spanish Open 2007. Sedangkan untuk waktu rata-rata dipegang oleh Yu Jeong Min dari Korea Selatan dengan catatan waktu 11.76 detik yang dipecahkan pada Korean Competition 2007.
Pemegang rekor resmi WCA dari Indonesia adalah Maria Oey (peringkat 905 dunia) dengan catatan waktu terbaik 43.91 detik dan rata-rata 48.94 detik. Sedangkan rekor MURI dipegang oleh Abel Brata Susilo dengan catatan waktu 19.33 detik yang dipecahkan pada tanggal 31 Januari 2007 di Hotel Grand Candi, Semarang. 



0 komentar:

Posting Komentar

silahkan yang ingin ngobrol atau berkomentar disini :

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More